Dokumen yang Perlu Disiapkan Sebelum Produksi Video Perusahaan

Dokumen yang Perlu Disiapkan Sebelum Produksi Video Perusahaan

M. Ilham Ubaidillah, S.Kom
5 Menit Baca
Ringkasan Artikel
Dokumen menjadi acuan utama selama proses pra-produksi hingga video selesai.
Membantu vendor memahami kebutuhan perusahaan secara lebih akurat.
Mengurangi revisi akibat informasi yang kurang lengkap.
Mempercepat proses diskusi, approval, dan produksi.
Setiap proyek video dapat membutuhkan dokumen yang berbeda sesuai ruang lingkupnya.

Informasi yang lengkap merupakan salah satu faktor penting dalam kelancaran produksi video perusahaan. Menyiapkan dokumen sejak awal membantu vendor memahami kebutuhan proyek dengan lebih cepat, meminimalkan revisi, dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai tujuan bisnis.

Mengapa Dokumen Produksi Penting

Dokumen bukan sekadar pelengkap administrasi. Informasi yang terdokumentasi dengan baik menjadi fondasi agar seluruh tim memiliki pemahaman yang sama sebelum produksi dimulai.

Referensi Utama

Menjadi acuan bagi vendor maupun tim internal selama proses produksi berlangsung.

Menyamakan Pemahaman

Seluruh stakeholder memahami tujuan, ruang lingkup, dan ekspektasi hasil video.

Mempercepat Produksi

Informasi yang lengkap membantu vendor menyusun konsep dan jadwal dengan lebih efisien.

Mengurangi Revisi

Keputusan yang telah terdokumentasi mengurangi perubahan besar selama proses produksi.

Mempermudah Approval

Dokumen menjadi dasar saat melakukan review maupun persetujuan pada setiap tahapan proyek.

Mengurangi Risiko

Kesalahan akibat informasi yang tidak lengkap dapat diminimalkan sejak awal proyek.

Kategori Dokumen yang Umumnya Dibutuhkan

Dokumen yang dibutuhkan dapat berbeda pada setiap proyek. Namun secara umum dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kategori berikut.

1

Dokumen Perencanaan

Creative brief, objective proyek, target audiens, key message, serta ruang lingkup pekerjaan.

2

Dokumen Branding

Logo, brand guideline, font, warna perusahaan, serta identitas visual lainnya.

3

Dokumen Perusahaan

Company profile, profil produk atau layanan, serta informasi bisnis yang akan ditampilkan.

4

Dokumen Teknis

Flowchart, SOP, diagram proses, spesifikasi produk, maupun data teknis yang relevan.

5

Dokumen Administrasi

Jadwal produksi, daftar PIC, daftar narasumber, kontak, maupun kebutuhan koordinasi proyek.

6

Dokumen Legal

Surat izin shooting, NDA, release talent, maupun dokumen lain yang berkaitan dengan aspek hukum dan perizinan.

Baca Juga: Cara Evaluasi Performa Penggunaan Video Animasi bagi Perusahaan

Dokumen yang Sebaiknya Disiapkan Sebelum Produksi

Tidak semua proyek membutuhkan dokumen yang sama. Namun beberapa dokumen berikut hampir selalu dibutuhkan agar proses produksi berjalan lebih lancar.

Creative Brief

Berisi tujuan video, target audiens, pesan utama, gaya komunikasi, serta hasil yang ingin dicapai melalui proyek.

Company Profile

Memberikan gambaran mengenai perusahaan, produk, layanan, nilai perusahaan, maupun informasi bisnis yang relevan.

Brand Guideline

Mencakup logo, warna perusahaan, tipografi, icon, hingga aturan penggunaan identitas visual agar hasil video tetap konsisten.

Data dan Informasi Pendukung

Berupa statistik, proses bisnis, spesifikasi produk, hasil riset, maupun informasi lain yang akan divisualisasikan.

Asset Visual

Meliputi foto, video dokumentasi, ilustrasi, desain, maupun material visual lain yang akan digunakan selama produksi.

Daftar Narasumber

Menentukan siapa yang akan diwawancarai atau tampil dalam video beserta jabatan dan perannya.

Dokumen Tambahan Berdasarkan Jenis Proyek

Selain dokumen utama, beberapa jenis video memerlukan dokumen tambahan sesuai kebutuhan produksi maupun industri.

1

Video Company Profile

Profil perusahaan, struktur organisasi, pencapaian, lokasi kantor, serta informasi bisnis terbaru.

2

Video Proses Produksi

Flowchart proses, SOP produksi, layout pabrik, serta data teknis mengenai alur kerja.

3

Video Safety Induction

Dokumen K3, prosedur keselamatan, peta evakuasi, APD, serta kebijakan HSE perusahaan.

4

Video Training

Modul pelatihan, materi presentasi, SOP kerja, maupun standar kompetensi yang akan diajarkan.

5

Video Produk

Spesifikasi produk, katalog, fitur, manfaat, serta materi pemasaran yang sudah tersedia.

6

Video ESG / CSR

Laporan keberlanjutan, data ESG, program CSR, indikator kinerja, maupun aktivitas sosial perusahaan.

Baca Juga: Tahapan Proyek Video Perusahaan: Dari Kickoff hingga Final Delivery

Dokumen yang Sering Terlupakan

Beberapa dokumen berikut sering baru dicari ketika produksi sudah berjalan, sehingga berpotensi memperlambat proyek.

Logo Resolusi Tinggi

Sering kali perusahaan hanya memiliki logo beresolusi rendah sehingga kurang ideal untuk kebutuhan produksi video.

Daftar PIC

Menentukan PIC untuk approval, koordinasi, maupun komunikasi selama proyek berlangsung.

Izin Lokasi

Perizinan shooting, akses area terbatas, maupun jadwal operasional lokasi produksi.

Dokumen Legal

NDA, release talent, maupun dokumen hukum lain yang diperlukan sesuai kebutuhan proyek.

Timeline Internal

Jadwal approval, shooting, maupun deadline publikasi agar seluruh pihak memiliki target yang sama.

Folder Asset Terpusat

Seluruh dokumen dan asset sebaiknya disimpan pada satu lokasi yang mudah diakses oleh tim terkait.

Insight Epic Anima

Dalam banyak proyek video perusahaan yang kami kerjakan, kendala terbesar biasanya bukan pada proses produksi, melainkan karena informasi yang dibutuhkan masih tersebar di berbagai divisi. Akibatnya, proses kreatif harus menunggu dokumen yang sebenarnya dapat dipersiapkan sejak awal.

1. Dokumen yang Lengkap Mempercepat Proses Kreatif

Tim produksi dapat lebih fokus mengembangkan konsep dan visual ketika seluruh informasi bisnis, data teknis, serta identitas perusahaan sudah tersedia sejak tahap awal.

2. Satu Sumber Informasi Lebih Efisien

Kami menyarankan seluruh dokumen proyek dikumpulkan dalam satu folder bersama agar setiap revisi maupun pembaruan informasi dapat diakses oleh seluruh pihak yang terlibat.

Baca Juga: Voice Over AI: Kelebihan, Kekurangan, dan Kapan Sebaiknya Digunakan

3. Tidak Semua Dokumen Harus Sempurna

Banyak perusahaan menunda produksi karena merasa seluruh dokumen harus lengkap. Padahal yang lebih penting adalah informasi utama sudah tersedia, sementara detail lainnya dapat disempurnakan selama proses pra-produksi.

FAQ

Berikut beberapa pertanyaan yang sering diajukan mengenai dokumen yang perlu dipersiapkan sebelum produksi video perusahaan.

Creative brief, company profile, brand guideline, serta data atau informasi yang akan disampaikan merupakan dokumen yang paling sering dibutuhkan pada hampir semua jenis proyek video perusahaan.

Kesimpulan

Dokumen yang lengkap menjadi fondasi penting agar proses produksi video dapat berjalan lebih terarah, efisien, dan menghasilkan komunikasi yang akurat.

Semakin lengkap dokumen yang dipersiapkan sejak awal, semakin mudah tim produksi memahami kebutuhan perusahaan dan mengurangi potensi revisi selama proyek berlangsung.

Trusted by top Companies & Brands
START PROJECT

Mau Konsultasi tentang Animasi Explainer?